Koperasi

Koperasi di Kabupaten Bekasi Diminta Tingkatkan SDM

Kolapsnya 400 koperasi di Kabupaten Bekasi, tidak sepenuhnya dampak perdagangan bebas. Namun ada penyebab yang justru lebih berperan, seperti tidak profesionalnya pengurusan koperasi. "Kolapsnya koperasi lebih banyak karena kesalahan manajemen," terang Kepala Lembaga Pendidikan Perkoperasian, Kabupaten Bekasi, Eddy Subyarto.

Lebih lanjut dia mengatakan, problem dasar kolapsnya koperasi adalah pengelolaan keuangan. Banyak pengurus koperasi yang tidak paham manajemen keuangan yang berakibat saldo defisit. "Keuangan ini menjadi perhatian kami. Karena itu kami akan beri pelatihan, agar pengurus koperasi bisa mengelola uang. Jangan karena semangatnya kekeluargaan dan kebersamaan, profesionalisme ditinggalkan," bebernya.

Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Bekasi, Bambang Parayitno mengatakan, dari 725 koperasi, 400 kolaps dan hanya 200 yang eksis. Sisanya sebanyak 125 koperasi terpaksa tutup karena kalah bersaing menjual harga produknya. "Kita kalah bersaing, terutama soal hargajual dari produk luar," terangnya.


Share this post!


 

Tautan Penting